Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Kali ini saya lagi membicarakan seseorang yang membuat saya klepek – klepek, buset dah bisa lebay ya kamu drul, haha. Bukan lebay sob, karena setiap orang itu pasti punya seseorang yang bisa membuatnya klepek-klepek, maksudnya itu jatuh cinta, iya jatuh cinta. Bisa jatuh cinta juga ternyata saya, haha.

manfaat_jatuh_cinta-39a01-1928_263.jpg

Kasih sayang itu tidak hanya kepada orangtua, keluarga, adek, saudara, atau sebagainya. Tapi juga kepada lawan jenis kita, berarti kamu normal dong drul?. Ya iyalah, begini begini saya itu normal loh. Lha terus siapa sih orang yang saya sayangi selain orangtua, keluarga, adek, dan lain sebagainya?.

Ya tentunya P-A-C-A-R, pasti pembaca pada heran ya, kalau saya itu punya pacar. Kok bisa kamu punya pacar drul? buset dah mblo, ya bisalah mblo kan saya juga usaha, usaha cari pacar, gak cuman ngkhayal aja mblo. Mana sih pacarmu, kayak apa sih? penasaran aku drul, palingan juga kamu boong.

Yaelah mblo, ini kalau gak percaya :

IMG_5460.jpg

Sengaja di sensor biar gak pada nikung saya!, awas lu kalau pada nikung! pokoknya dia itu cakep dah, bikin klepek-klepek. :v

Terus kenapa kamu suka dia drul? kan masih banyak ntuh cewek lain yang lebih cantik, sempurna?

Macem mana ya jelasinnya, kasih sayang itu gak bisa di ungkapkan dengan kata-kata sob. Jadi awal ketemu dia itu pas waktu ada acara inagurasi kampus (puncak festival habis Ospek)

maxresdefault
Malam inagurasi kampus

nah di malam itu kan gak sengaja tuh ketemu dia duduk sama temannya, kebetulan temannya itu juga teman kelompok ospek saya.

DSC_0026.JPG

Nah disitu tuh saya mulai pendekatan (pdkt) ya kenalan dulu, sok sokan akrab gituh nanya namanya siapa, dan sebagainya kurang lebih percakapannya seperti berikut :

  • Saya : Namanya siapa mbak? temennya budi (nama saya samarkan) ya?
  • Dia   : Titin mas, iya aku temennya budi, lah nama kamu siapa mas?

Wah enak nih dia gak cuek lanjut pendekatannya ah..(dalam hati)

  • Saya : Badrul mbak, ambil jurusan apa mbak?
  • Dia   : Sastra jepang mas, kamu?
  • Saya : Sama kayak budi mbak. Mbak mm boleh minta pinmu gak?
  • Dia   : Boleh mas, ini..

Aseekk kagak ditolak mentah mentah sob, gak sia – sia pendekatan saya.

  • Saya : Ya udah mbak, saya tinggal dulu ya..

Saya tinggal karena saya gak mau dia ilfeel sob sama saya soalnya juga ada temennya disitu takut ganggu. Ya udah saya tinggal nonton konser lagi.

  • Dia  : Iya mas silahkan.

Baru pertama kali itu tuh saya berani minta nomer handphone cewek, entah kesurupan apa saya jadi berani gitu, haha. Sebelum belumnya minta nomer cewek dari temen gak minta ke orang nya langsung.

Dari situ saya mulai pendekatan lanjutan, baik ngajak makan bareng anterin pulang ngampus, saya ajak lari bareng, (kebetulan saya ikut komunitas lari) jadi ya bisa ngajak ikut lari. Romantis gak sob?

tips-for-couples-who-run-together

Nah dari pendekatan itu saya mulai nyaman dengan si dia karena enak diajak ngobrol, enak di ajak curhat, nyambungan dianya, toh juga dia berhijab (paling suka sama cewek berhijab), imut, manis, pinter dibidangnya (anak sastra sob).

trik-ngobrol-asik-dengan-pria-sesuai-dengan-usia-mereka.jpg

Dan beberapa minggu setelah kenalan ya kira – kira 3 Minggu, saya berniat menyatakan cinta kepada dia, ciyee.. saya ajak janjian tuh dia hari kamis malam, “kok malam jum’at sih drul?” ya karena waktunya yang pas emang cuman hari kamis malam sob, hari lainnya gak bisa, sibuk kuliah. Jadi jangan pada berpikiran yang enggak enggak.

Dan di salah satu taman di pusat Kota Semarang, saya menyatakan cinta kepada dia, dan akhirnya dia pun meng”iya”kan kalau mau jadi pacar aku sob :’). Waktu itu perasaan saya campur aduk sob, seneng akhirnya bisa ngelepas jomblo 4 tahun, sedih kasihan dia pacaran sama saya yang gak punya apa – apa, tapi banyakan yang senengnya sih.

couple-flower-love-surprise-Favim.com-120862_large.jpg

Dan di tahun 2017 ini saya dengan dia sudah berpacaran selama 2 tahun 7 bulan. Setia kan ane? ya saya minta doanya, semoga hubungan saya dengan si dia langgeng yak, Aamiin.

Nah akhir – akhir ini saya lihat si dia sibuk dengan kegiatan organisasi yang diikutinya di kampus, apalagi organisasinya lagi bikin acara besar sehingga keberadaan Handphone/Smartphone (HP) itu sangat dibutuhkan dia untuk komunikasi dengan teman-temannya,

IMG_3310.JPG
Hayo tebak, mana dia?

HP dia untuk jaman sekarang yang telah menggunakan BBM, Whatsapp, Line, Instagram, Facebook, Twitter, menurut saya terbilang sangat jadul, karena kalau HPnya diisi Line, Whatsapp, Instagram, itu lemotnya minta ampun, belom lagi Aplikasi (app) pendukung aktifitas belajar akademiknya ada yang rela di uninstall.

flat-icons.jpg

 

Disaat dia kelihatan suwung, bosan sering kali saya berniat menukarkan HP saya dengan dia, dan bener aja sob dia langsung install Game kesukaannya di HP saya, baru tahu dia punya game kesukaannya tapi berhubungan HP dia gak muat untuk diinstall aplikasi lagi, apalagi game dengan kapasitas yang tentunya lebih besar jadi dia gak bisa install. Nah dari situ saya mengorbankan aplikasi kesayangan saya (harus ane Uninstall salah satu), sebenarnya HP saya kapasitas penyimpanannya udah hampir penuh, tapi tak apalah buat dia supaya dia seneng.

Apalagi kebutuhan utama seorang cewek, yaitu S-E-L-F-I-E. Penting itu sob!

IMG_20160630_213850.jpg
Dia selfie bareng teman – temannya sob

Dari situ kita sering melakukan tukar HP, bukan karena kita posesif atau alay ya, tapi memang untuk kebutuhan individu sob.

Dia pernah memberikan usulan kepada saya dan sempat usulannya di sampaikan kepada orangtuanya, tetapi orangtuanya tidak menghendaki usulannya, karena memang uangnya masih buat keperluan keluarga yang jauh lebih penting. Lalu apa usulan doi? 

“Jadi dia mengusulkan seperti ini, dia minta uang sebesar Rp 1.000.000 kepada orangtuanya untuk keperluan membeli handphone yang baru dan uang jajannya dipotong saja, dia minta uang jajan kuliah sebesar Rp 160.000/minggu saja selama melunasi uang pinjaman sebesar Rp 1.000.000 tersebut dari uang jajan normalnya sebesar Rp 250.000/minggu”

Saya sih menghendaki, karena kan uang kita itu setiap minggunya digabungin sob, jadi uang saya uangnya dia, dan sebaliknya uang dia uangnya saya juga. Jadi kalau kita makan, jalan, beli apa itu pake uang itu, bahkan travelling pun pake uang itu.

Nah dari sinilah saya ingin memberikan Handphone baru dengan spesifikasi yang lebih tinggi buat dia, supaya dia bisa menjalani aktifitas kuliahnya dengan lancar dan biar gak ketinggalan jaman.

Semoga dalam waktu dekat ini saya kesampaian bisa memberi doi Handphone baru, Aamiin.

Sekian cerita hepi saya untuk Elevenia dari Semarang, Jawa Tengah.

Wassalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh.

Iklan

8 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s