Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Perkenalkan nama saya Muchammad Badrul Muhayad, saya biasa dipanggil dengan Badrul. Saya merupakan seorang mahasiswa di Universitas Dian Nuswantoro. Di tahun 2017 ini saya merupakan mahasiswa semester 6. Perjalanan saya masuk kuliah dimulai pada tahun 2014, saat itu saya bimbang dalam menentukan pilihan mau kuliah dimana, pasalnya saat itu saya seusai ditolak yang ke-2 kalinya menjadi seorang polisi. Sebelumnya sewaktu SMA, saya tidak pernah berminat untuk kuliah. Saya pun tidak terlalu aktif dalam kegiatan sosialisasi perguruan tinggi yang sering diadakan di SMA saya dulu.

Sempat terpikir di dalam benak saya untuk menyerah dan memutuskan untuk membantu ibu saya berjualan saja, tetapi ada teman SMA saya yang sudah kuliah di perguruan tinggi negeri memberikan informasi, bahwa di kampus negerinya masih membuka pendaftaran mahasiswa baru. Apa boleh buat, akhirnya saya pun memutuskan untuk mencoba mencari jati diri saya lewat pendidikan di perguruan tinggi saja, saat itu saya masih ada kesempatan untuk mendaftar di kampus negeri favorit di kota Semarang, tetapi saya kembali ditolak.

Dan saat itu pula, semua pendaftaran di perguruan tinggi negeri sudah ditutup, ahh nasibmu drul..

Akhirnya, saya pun mendapatkan informasi mengenai kampus unggulan yang lainnya di Kota Semarang. Dan setelah saya memilah dan memilih sesuai bidang yang saya sukai, saya pun mendapatkan pilihan antara UDINUS atau Kampus swasta yang satunya lagi, yakni antara jurusan ekonomi atau jurusan komputer. Tapi setelah saya pertimbangkan dan saya bandingkan lagi, saya pun akhirnya menjatuhkan pilihan untuk mencari ilmu di UDINUS.

Kenapa harus UDINUS, alasannya?

Alasan saya lebih memilih UDINUS adalah, karena UDINUS sendiri adalah Kampus berbasis Teknologi dan Kewirausahaan, saya pun semenjak duduk di bangku SMA menyukai bidang teknologi dan juga bisnis, dibandingkan di bidang lainnya. Dan selain itu UDINUS sendiri merupakan salah satu kampus unggulan di Jawa Tengah. Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk mendaftar ke UDINUS saja.

TI atau SI
Pilih Teknik Informasi atau Sistem Informasi?

Saat mendaftar pun saya kembali bimbang dalam menentukan program studi, antara Teknik Informatika (TI) atau Sistem Informasi (SI), waduh bimbang lagi deh saya. Tapi untungnya saya dapat penjalasan secara singkat tentang kedua program studi tersebut dari petugas pendaftaran. Sesuai dengan penjelasan dari petugas pendaftaran, program studi Sistem Informasi (SI) merupakan jurusan yang cocok dengan bidang yang saya sukai, udah deh KLOP haha.

Nah di semester 5 lalu, saya kembali memiliki keinginan untuk mendaftar menjadi anggota kepolisian. Keinginan tersebut muncul karena teman satu kos saya dan juga kakak tingkat di UDINUS bisa menjadi seorang polisi bagian penyidik lewat jalur sarjana. Wah, semangat saya untuk mencalonkan di kepolisian pun kembali membara, haha.. Kemudian teman saya tersebut menceritakan apa saja yang dia hadapi sewaktu proses seleksi, saya pun sempat minder. Karena di website pendaftaran kepolisian menyebutkan tidak menerima sarjana dari program studi Sistem Informasi (SI), wah tau gitu dulu saya daftar di Teknik Informatika saja ya (Nyesel deh). Lalu teman kos saya itu bilang bahwa saat ini dan beberapa tahun kedepan, POLRI sedang membutuhkan banyak polisi di bidang teknologi, Sistem Informasi pun bisa. Wah membara lagi semangat saya (pasang-surut) kayak air rob di Genuk.

Dengan adanya informasi dari teman kos saya tadi, saya sekarang bisa jauh lebih semangat, tetapi tak se-ambisius saat mendaftar kepolisian dulu. Karena saya yakin, insyaallah prospek kedepan dari program studi Sistem Informasi (SI) juga sangat bagus. Sambil mempersiapkan menjelangnya wisuda, saya perbanyak relasi dan kenalan sebanyak mungkin supaya kelak kenalan saya, ketika sudah mendapatkan pekerjaan atau bahkan mendirikan perusahaan sendiri, saya bisa di ajak hahaha.

IMG_1639
Laboratorium aja aku rawat, apalagi kamu? 😀

Di UDINUS, saya mencalonkan menjadi Asisten Laboratorium dengan tujuan selain menambah teman atau relasi juga menambah uang saku, lumayan sedikit meringankan beban orangtua. Ternyata menjadi Asisten Laboratorium gampang-gampang susah, dan tentunya paling penting adalah bisa punya teman baru dari mahasiswa program studi lain dan angkatan yang berbeda, jadinya ya bisa belajar ilmu dari mereka yang lebih mengerti di bidangnya.

Saya teringat betul nasehat Bapak Polisi dari panitia seleksi waktu saya mencalonkan kepolisian, bahwa mengabdi kepada negara tidak harus menjadi seorang polisi, mengabdi kepada negara itu bisa menjadi seorang pedagang, pengusaha, ataupun profesi yang lainnya, asalkan profesi tersebut bisa membuat negara ini lebih maju dan berkembang!

Alhamdulillah, UDINUS sebagai tempat singgah saya mencari ilmu bisa memberikan saya banyak pelajaran yang bermanfaat melalui dosen-dosennya yang bekompeten dan bisa diajak curhat untuk nantinya saya gunakan dalam keikutsertaan membangun bangsa ini menjadi lebih maju dan lebih baik. Dimulai dari saya sendiri dan dari blog ini.

Simak video berikut kenapa UDINUS itu nyaman buat saya,

success i'm possible

My Quote : “Kegagalan itu bukan akhir dari perjuangan menggapai angan-angan, tetapi awal dari perjuangan. Tergantung kamunya sendiri, apakah kamu ingin mengakhiri perjuanganmu itu atau akan tetap melanjutkan perjuanganmu itu-BM

Wassalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

banner-lomba-blog-udinus-2017
Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro
Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s