Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian): Syarat & Prosedur Terbaru – Assalammu’alaikum warohmatullah wabarokatuh, sekarang ini merupakan musim-musimnya masyarakat Indonesia sedang mencari sebuah pekerjaan, dan banyak pesan masuk ke email Badrul Mozila untuk dibuatkan sebuah artikel yang memberikan sebuah informasi cara membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), beserta prosedur, syarat, dan biaya yang akan dikeluarkan nantinya. Untuk itu, mari simak selengkapnya artikel tentang “SKCK” kali ini yang akan membahas cara membuat SKCK dengan baik dan benar sesuai dengan syarat dan prosedur terbaru yang berlaku.

Apa itu SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) ?

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Mungkin bagi teman-teman yang sudah pernah melamar pekerjaan sebelumnya sudah tahulah ya apa itu SKCK? Tapi untuk yang masih belum tahu Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disingkat dengan SKCK bakal saya beritahu kok.. sante, jangan khawatir. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan surat keterangan yang diterbitkan oleh pihak kepolisian atau lebih tepatnya oleh Polisi Republik Indonesia (POLRI) yang berisikan kejahatan seseorang. Dulu sih lebih dikenal dengan Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), surat keterangan ini hanya akan keluar jika pemohon tidak pernah melakukan sebuah tindakan kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Apa Kegunaan atau Fungsi Dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) ?

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK biasanya digunakan untuk keperluan melamar pekerjaan, baik itu untuk melamar di perusahaan swasta, maupun untuk melamar di instansi negeri atau PNS baik itu kepolisian, tentara, maupun calon pegawai negeri sipil lainnya. Bahkan untuk kerja, sekolah atau kuliah di luar negeri. Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK ini tentunya sangat bermanfaat sekali bagi perusahaan maupun instansi pemerintah dalam menyeleksi calon pegawainya guna mendapatkan pegawai yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab kedepan untuk perusahaan maupun instansinya tersebut.

Untuk masa aktif atau Masa Berlaku Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sendiri adalah selama 6 Bulan sejak SKCK tersebut diterbitkan. Untuk itu, gunakanlah sebaik mungkin SKCK yang telah Anda miliki nantinya.

Bagaimana Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Dengan Baik dan Benar?

Berikut ada beberapa cara membuat SKCK yang bisa Anda lakukan, baik mulai dari syarat membuat SKCK, prosedur membuat SKCK, hingga harga membuat SKCK, untuk itu mari simak selengkapnya cara membuat SKCK berikut ini:

Apa Saja Syarat Membuat SKCK Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK Offline?

Berikut adalah beberapa persyaratan atau syarat membuat SKCK yang harus Anda penuhi dan lengkapi:

Syarat Membuat SKCK #1: Surat Pengantar Dari Kelurahan

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Sumber: investopedia.com

Syarat membuat SKCK paling pertama yang harus Anda persiapkan untuk membuat SKCK adalah minta surat pengantar dari kelurahan yang bisa Anda dapatkan di masing-masing kelurahan tempat tinggal Anda. Biasanya, agar Anda mendapatkan surat pengantar dari kelurahan, Anda diwajibkan untuk membawa surat pengantar dari RT. Setalah mendapatkan surat pengantar dari RT setempat, Anda baru bisa meminta surat pengantar dari kelurahan menggunakan surat pengantar RT tersebut. Nah, surat pengantar kelurahan ini nantinya akan digunakan untuk mengurus surat pengantar dari polsek setempat. Wahhh ribet juga ya, belum lagi nanti ngurus surat dari polsek. Ahh ribet deh dengan sistem begini!

Tapi menurut dari beberapa sumber yang Badrul Mozila dapatkan, salah satunya dari JawaPos.com, untuk syarat berupa surat pengantar kelurahan tidaklah menjadi sebuah syarat yang mutlak dalam cara membuat SKCK. Di beberapa wilayah di Indonesia, Polsek maupun Polres telah meniadakan syarat tersebut demi kenyamanan, dan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan SKCK tanpa membuang-buang waktu.

Syarat Membuat SKCK #2: Membuat Surat Pengantar Polsek Setempat

Cara membuat SKCK berikutnya adalah membuat Surat pengantar dari polsek setempat. Setelah Anda mendapatkan surat pengantar dari kelurahan, selanjutnya Anda bisa menggunakan surat tersebut untuk mendapatkan surat pengantar dari Polsek, ya seperti itulah pengalaman yang Badrul Mozila dalam mendapatkan sebuah SKCK untuk keperluan mendaftar Anggota Kepolisian. Tapi untuk beberapa pekerjaan swasta tidak usah memakai ini.

Syarat Membuat SKCK #3: Tidak Pernah Melakukan Tindak Kejahatan atau Kriminal

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Sumber: gruppofilippopiccoliesperienza.com

Syarat membuat SKCK yang berikutnya tak kalah pentingnya untuk mendapatkan dan melancarkan cara membuat SKCK. Tentunya untuk mendapatkan SKCK, Anda disarankan agar tidak pernah melakukan tindak ataupun kasus kriminal maupun kejahatan. Jika Anda tidak pernah melakukan hal tersebut, maka SKCK bisa diterbitkan oleh polres setempat.

Baca juga: Syarat Membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN)

Syarat Membuat SKCK #4: Melengkapi Berkas Syarat Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Syarat Membuat SKCK, Sumber: um.si

Nah kemudian yang paling penting lagi dalam hal cara membuat SKCK adalah melengkapi berkas-berkas persyaratan yang akan digunakan dalam pembuatan, pengurusan SKCK. Ada 2 pilihan, yakni berkas sebagai syarat untuk pengurusan SKCK baru dan berkas sebagai syarat memperpanjang masa berlaku SKCK. Detailnya bisa Anda lihat berikut ini:

Berkas Untuk Membuat SKCK Baru:

  1. Membawa surat pengantar kelurahan atau surat pengantar dari polsek setempat, sesuai dengan domisili pemohon.
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM seusai dengan tempat tinggal yang tertera didalam surat pengantar kelurahan maupun polsek
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran
  5. Membawa pas foto berwarna dan terbaru dengan ukuran 4X6 sebanyak 6 lembar
  6. Bawa Map warna bebas

Berkas Untuk Memperpanjang Masa Berlaku SKCK:

  1. Membawa SKCK lama yang asli atau legalisiran dengan maksimal jatuh tempo selama 1 tahun, jika lebih dari itu maka disarankan untuk membuat SKCK yang baru
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran
  5. Membawa pas foto berwarna dan terbaru ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar
  6. Bawa Map warna bebas

Bagaimana Prosedur Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Offline atau Secara Konvensional?

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga

Setelah Anda melengkapi syarat-syarat atau berkas untuk membuat SKCK diatas, kemudian Anda bisa langsung datang ke Polsek atau Polres di wilayah tempat tinggal Anda masing-masing, tapi saya sarankan untuk ke Polres saja. Karena polsek tidak dapat menerbitkan SKCK untuk keperluan melamar PNS/CPNS maupun untuk keperluan yang bersifat antar negara, seperti pembuatan visa, dsb. Setelah Anda datang ke polres dengan membawa berkas-berkas yang sudah Anda siapkan, kemudian silahkan ikuti prosedur pembuatan SKCK berikut ini:

Prosedur Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Prosedur Membuat SKCK #1: Mengisi Blangko atau Formulir Daftar Riwayat Hidup (disediakan)

Prosedur membuat SKCK yang pertama adalah Anda datang ke loket pelayanan pengurusan SKCK untuk mendapatkan formulir atau blangko Daftar Riwayat Hidup yang akan diberikan oleh petugas. Kemudian silahkan isi data diri Anda, data pendidikan Anda, data keluarga Anda, perkara pidana dan sebagainya sesuai dengan kolom yang telah disediakan (harap isi data diri Anda sesuai dengan di KTP dan sebenar-benarnya), oh iya nanti juga disuruh mengisi untuk keperluan apa membuat SKCK begitu kira-kira. Setelah formulir sudah Anda isi semuanya, silahkan kumpulkan kembali formulir tersebut kepada petugas.

Prosedur Membuat SKCK #2: Pengambilan Sidik Jari

Prosedur pembuatan SKCK berikutnya adalah, Anda akan melakukan proses pengambilan sidik jari Anda yang akan di tempelkan ke sebuah kertas khusus kecil yang akan diberikan oleh petugas. Proses pengambilan berlangsung lumayan cukup cepat, karena hanya mengantri dan ketika giliran Anda untuk melakukan pengambilan sidik jari jempol setelah proses pengambilan selesai, kertas tersebut akan diberikan kepada Anda untuk digunakan di loket pemberkasan.

Baca juga: Prosedur Membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN)

Oh iya untuk pengambilan sidik jari dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 loh ya. Cukup terjangkau lah ya, kan dokumen sidik jari tersebut bisa Anda simpan dan digunakan lagi untuk keperluan memperpanjang masa berlaku SKCK Anda dikemudian hari. Jadi, gak perlu repot-repot lagi tuh ngantri untuk proses pengambilan sidik jari. Langsung saja masuk ke loket pemberkasan.

Prosedur Membuat SKCK #3: Mengumpulkan Berkas Persyaratan Pembuatan SKCK Baru atau Perpanjang Masa Berlaku SKCK

Setelah Anda mendapatkan berkas sidik jari, silahkan kumpulkan dokumen atau kertas sidik jari tadi beserta berkas-berkas persyaratan dari pembuatan SKCK Baru atau persyaratan perpanjang masa berlaku SKCK ke loket pemberkasan, jangan lupa dimasukan kedalam map yah.. biar lebih sopan dan berkas tidak berantakan. Setelah berkas-berkas tersebut Anda kumpulkan kepada petugas, silahkan mengantri dan menunggu Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Anda diproses oleh petugas. Pada tahap disini lah biasanya proses pengurusan SKCK yang memakan waktu paling lama dibandingkan dengan tahap-tahap sebelumnya. Yahh tergantung dengan kondisi banyaknya pemohon SKCK saat itu sih.

Prosedur Membuat SKCK #4: Membayar Biaya Pembuatan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Jika Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK Anda sudah selesai diproses, maka nama Anda atau nama pemohon yang tertera di SKCK akan di panggil oleh petugas. Kemudian disini Anda akan diwajibkan membayar biaya pembuatan SKCK yakni sebesar Rp 30.000, biaya tersebut naik dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp 10.000.

Prosedur Membuat SKCK #5: Legalisir SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian Anda Untuk Dilegalisir

Badrul Mozila menyarankan, setelah Anda mendapakan SKCK silahkan SKCK tersebut untuk di fotocopy sebanyak 5 lembar atau sebanyak maksimal legalisir yang ditetapkan di masing-masing polres pembuatan SKCK Anda. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda saat melamar pekerjaan dibeberapa perusahaan untuk mengumpulkan SKCK legalisiran saja, sedangkan SKCK yang asli bisa disimpan di rumah. Biasanya di dalam lingkungan atau di sekitar polres terdapat kantin yang menyediakan jasa fotocopy.

Nah, itulah syarat dan Prosedur Membuat SKCK Baru Secara Offline sedangkan untuk Prosedur Memperpanjang Masa Berlaku SKCK Secara Offline bisa langsung ke loket perpanjangan atau pemberkasan. Cukup mudah bukan? tapi memang cukup ribet dibeberapa proses sih ya. Tapi tahukah Anda? selain Anda bisa mengurus SKCK baru melalui Offline, Anda juga bisa loh membuat SKCK secara Online. Lalu bagaimana cara membuat SKCK online? berikut adalah Syarat dan Prosedur Cara Membuat SKCK Online.

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Melalui Online

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online Maupun Offline, Berikut Prosedur, Syarat, dan Harga
Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) Secara Online via SKCK Online Polda Jateng

Untuk pengurusan atau cara membuat SKCK online sebenarnya tidak sesusah dengan metode pembuatan SKCK Offline. Tetapi untuk berkas persyaratan sama dengan berkas saat pembuatan SKCK offline. Kemudian silahkan akses website pembuatan SKCK sesuai dengan regional domisili Anda, berikut adalah daftar website pelayanan pengurusan SKCK online.

Daftar Website Pengurusan SKCK Online

Wilayah Website Status
Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi skck.polri.go.id | klik disini Perawatan
Bogor daftarskckbogor.com | klik disini Aktif
Jawa Barat jabar.polri.go.id | klik disini Tidak aktif
Jawa Tengah skck.jateng.polri.go.id | klik disini (dalam negeri) klik disini (urusan luar negeri) Aktif
Bali 1. Gianyar: skckpolresgianyar.com | klik disini

2. Denpasar: polrestadenpasar.hol.es | klik disini

Aktif (Gianyar, Denpasar)
Sidoarjo sidoarjo.skck.online | klik disini Aktif
Jawa Timur jatim.skck.online | klik disini Aktif
Banyuwangi banyuwangi.skck.online | klik disini Tidak aktif
Palembang restapalembang.org | klik disini Tidak aktif
Pontianak skck.polrestapontianakkota.org | klik disini Aktif

Update: per 8 Juni 2018

Nah, itulah beberapa website dari beberapa polres maupun polda yang menyediakan pelayanan pengurusan SKCK Online. Sangat disayangkan banyak beberapa diantara web tersebut yang domainnya sudah tidak berlaku alias tidak aktif lagi. Meskipun juga ada yang masih dalam keadaan perawatan. Semoga kedepan POLRI terus memperhatikan dan meningkatkan pelayanan masyarakat khususnya pembuatan SKCK melalui online. Karena melalui online dirasa sangat efektif.

Lalu Bagaimana Prosedur Cara Membuat SKCK Online ?

Nah, jika tadi merupakan cara membuat SKCK offline, Lalu bagaimana dengan cara membuat SKCK online sebenarnya hampir sama dengan prosedur cara membuat SKCK Offline. Hanya saja melalui jaringan internet dengan menggunakan sebuah smartphone maupun laptop yang Anda miliki. Berikut prosedur cara membuat SKCK Online:

1. Siapkan Berkas Persyaratan Pengurusan SKCK 

Untuk berkas hampir sama dengan yang melalui offline, hanya saja Anda harus men-scan semua dokumen atau berkas tersebut untuk nantinya di unggah atau upload ke situs web pengurusan SKCK online. Anda bisa melakukan scan berkas di kantin-kantin fotocopy di sekitar rumah Anda.

2. Mengakses Website Pengurusan SKCK Online

Setelah seluruh berkas Anda persiapkan, langkah selanjutnya silahkan buka website sesuai dengan polres tempat tinggal Anda. Daftar website SKCK online bisa Anda lihat di atas yang sudah saya bahas sebelumnya.

3. Mengisi Formulir

Selanjutnya Anda diminta untuk mengisi formulir berupa data diri Anda seperti data pendidikan, data keluarga, dsb. Serta Anda diminta untuk menggunggah atau upload berkas yang sudah Anda scan tadi.

4. Melakukan Pembayaran

Terkahir, Anda diminta untuk melakukan pembayaran sebesar Rp 30.000.

Baca juga: Harga Membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN)

5. SCKC Bisa Diambil di Loket Polres Website Tersebut

Nah, itulah Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian): Syarat & Prosedur Terbaru. Semoga artikel Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian): Syarat & Prosedur Terbaru kali ini dapat membantu Anda dalam mengurus atau membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang baru maupun memperpanjang masa berlakunya. Sekian artikel Badrul Mozila kali ini, Wassalammualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

Baca juga:

Iklan

2 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s