Perlibatan Keluarga Pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian – Pendidikan bagi saya pribadi merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia ke arah yang lebih baik. Dari sebuah pendidikanlah karakter seseorang akan dibangun. Melalui pendidikan pula kita sebagai manusia bisa terus berinovasi dan membangun peradaban manusia khususnya di lingkungan sekitar kita.

Untuk itu dibutuhkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, salah satunya melalui sebuah keluarga. Keluarga sendiri adalah dasar atau unit terkecil dalam masyarakat dimana anggotanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Artinya keluarga merupakan sebuah lingkungan terdepan dan paling utama, khususnya orangtua yang hadir dalam memberikan sebuah pendidikan kepada anggota terbarunya yakni “Anak”. Perlibatan sebuah keluarga dengan sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan memang perlu dilakukan, sehingga bisa bersinergi dan diharapkan dapat menjadi sarana penguat pendidikan karakter.

Peran Penting Keluarga Sebagai Lingkungan Terdepan Pendidikan Di Era Kekinian

Menurut para Developmental Psychologist, bahwa setiap manusia memiliki potensi bawaan yang akan termanifestasi setelah dia dilahirkan, termasuk potensi yang terkait dengan karakter atau nilai-nilai norma. Jadi betapa pentingnya sebuah keluarga hadir pada penyelenggaraan pendidikan dalam mendidik anggota terbaru mereka supaya bisa memiliki pondasi karakter yang baik dan juga bisa mengetahui serta menerapkan nilai-nilai norma yang ada di masyarakat, untuk nantinya terjun melangkah ke lingkungan yang lebih luas.

Seiring perkembangan zaman, kini metode pendidikan juga ikut mengalami perubahan. Mau tidak mau anak Anda juga akan mengikuti arus dari perkembangan zaman serta lama kelamaan akan mengenal sebuah teknologi maupun media digital canggih yang sedang berkembang. Di era kekinian setiap lingkungan sekolah baik itu TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi mungkin sudah menggunakan bantuan teknologi atau media digital yang dirasa lebih efektif dalam menyampaikan sebuah pendidikan kepada muridnya.

Setiap orangtua harus bisa berkomunikasi secara langsung dan memberikan arahan kepada anaknya mengenai apa saja yang harus dilakukan dan mana yang harus mereka hindari di era kekinian. Untuk itu diharapkan kepada para orangtua untuk melek terhadap teknologi yang terus berkembang. Namun ada juga sebagian orangtua yang cuek saja mengenai keberadaan teknologi. Bahkan yang lebih parahnya lagi ketika ada orangtua yang memberikan atau menghadiahkan sebuah gawai atau gadget kepada anaknya yang belum cukup umur dan tidak diawasi dengan ketat, sehingga tak jarang banyak anak-anak yang terlalu bebas mengakses teknologi informasi melalui gawai tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Apa Itu Teknologi Informasi?

Apa itu Teknologi Informasi

Perlu Anda ketahui, bahwa teknologi informasi sendiri atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan dunia maya merupakan sarana dalam mendapatkan sebuah informasi yang sangat bermacam-macam baik itu dalam bentuk teks, gambar, ataupun video yang bisa diakses dengan mudah melalui smartphone, tablet, maupun laptop/komputer. Artinya banyak sekali informasi yang dibuat, disimpan, dan disebarkan oleh orang-orang dari penjuru dunia melalui sebuah website, blog, ataupun media sosial. Jadi dunia maya itu sangat luas dan juga bebas, ya meskipun ada beberapa negara tertentu yang menerapkan aturan-aturan untuk membatasi ruang gerak dari dunia maya.

Tentunya para orangtua bisa memanfaatkan teknologi informasi tersebut sebagai sarana untuk mendapatkan materi maupun informasi yang bisa berguna dalam membantu proses mendidik anak dan juga anggota keluarga yang lainnya.

Bahaya Media Digital Mengancam Generasi Muda

Bahaya Media Digital Bagi Anak

Tetapi dibalik kecanggihan dari teknologi sekarang ini, tentunya tersimpan bahaya yang bisa merusak karakter ataupun mental dari anggota keluarga Anda, khsusunya anak-anak dan remaja. Salah satu bahaya dari teknologi informasi di era sekarang adalah terdapatnya situs-situs pornografi yang bisa diakses oleh siapa saja. Banyak orang dari penjuru dunia yang membuat situs pornografi dengan mudah demi keuntungan pribadi ataupun kelompok tanpa memikirkan dampak negatif untuk generasi muda. Hal tersebut tentunya sangat berbahaya untuk generasi penerus bangsa.

Tahukah Anda? per bulan Juni tahun 2012, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO) telah memblokir 835.494 situs yang terindikasi mengandung unsur pornografi. Hmm luar biasa bukan? tentu angka tersebut sangatlah besar sekali dan sangat berbahaya untuk generasi muda [Sumber: klik disini].

Tentu kita semua mengetahui betapa bahayanya pornografi untuk kalangan anak-anak ataupun remaja yang belum cukup umur. Menurut ahli psikologi Dr. Inge Hutagalung, M.Si

Upaya Pemerintah Mencegah Konten Negatif di Dunia Maya

Upaya Pemerintah Mencegah Konten Negatif di Dunia Maya

Saya sendiri sangat mengapresiasi keterlibatan pemerintah khususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMDIKBUD) serta Kementrian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia (KEMKOMINFO) dalam upaya melindungi generasi penerus bangsa dari konten-konten yang memiliki unsur negatif serta membantu memberikan pendidikan yang berkualitas kepada generasi penerus bangsa melalui sosialisasi pendidikan di dalam sebuah keluarga. Dan per tanggal 7 Agustus 2018, Direktur Jendral Aplikasi Informatika (Aptika) Samuel Abrijani Pangerapan mengeklaim hampir 98% konten pornografi sudah tidak ada di search google Indonesia [Sumber: klik disini].

Sisi Positif Teknologi Informasi

Tidak selamanya teknologi informasi itu berdampak buruk terhadap anak. Oleh sebab itu peran orangtua sangatlah penting untuk memeberikan arahan dan pendidikan kepada anaknya. Salah satunya seperti buat bayar belanja online atau mungkin bisa memanfaatkan media online untuk sarana pendidikan, hal itu bisa dilakukan dengan cara belajar online di situs kursus online gratis yang ada di Indonesia. Banyak kok situs kursus online gratis yang ada di Indonesia.

Jadi Anda sebagai orangtua bisa memberikan kursus dengan materi yang sudah disediakan, namun Anda tetap bisa mengawasi anak Anda dari rumah. Toh juga kursus online atau belajar online bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, termasuk di rumah Anda.

Nah itulah Peran Penting Keluarga Sebagai Lingkungan Terdepan Pendidikan Di Era Kekinian, diharapkan untuk orangtua bisa mengawasi anak-anaknya dan mendidik mereka serta memberikan arahan yang baik supaya bisa terhindar dari dampak buruk teknologi informasi. Sekian artikel Badrul Mozila, terimakasih.

Baca juga:

Iklan

4 komentar

    1. Tetapi jangan juga terlalu ketat mbak, haha kalau sekiranya anak tersebut udah menginjak dewasa dikasih kebebesan dikit, tapi tetap harus diawasi dan diberi arahan. Wkwk kalau pas lagi ngeblog anaknya diajak sekalian aja kalau perlu diajarin wkwk siapa tau kedepan jadi blogger handal di Indonesia.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s