Setiap kali mendengar kata “Pajak” pasti kita akan merasa jengkel maupun benci, apalagi para pelaku usaha. Pajak hanya menambah kesusahan dalam ber-usaha dan juga menambah beban usaha. Seperti itulah kira-kira pemikiran masyarakat awam tentang pajak.

Namun apabila kalian mempelajari keuangan negara lebih lanjut. Kalian akan menyadari betapa pentingnya pajak bagi pembangunan negeri ini. Bahkan hidup kita pun bisa dibilang bergantung dengan pajak.

Pajak menjadi sumber pendapatan terbesar negeri ini. Sekitar 85,40 persen pendapatan negara disumbang oleh pajak. Sisanya berasal dari PNBP dan hibah.

Lalu apa artinya jika sumber pendapatan negara yang paling besar adalah dari pajak?

Artinya semua aktivitas negara mulai dari pembangunan, pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah seperti pendidikan dan kesehatan serta transportasi, sampai subsidi BBM bergantung dari pajak.

dinas-pkp-rancang-pembangunan-pasar-agro-800-2017-06-21-140608_0

Pajak menjadi sumber pembiayaan utama aktivitas tersebut. Jika penerimaan perpajakan tidak tercapai maka bukan tidak mungkin aktivitas pembangunan akan tersendat, kualitas pelayanan publik menurun, dan harga barang akan meningkat karena subsidi BBM berkurang. Ibaratnya jika semula kita diberi uang seribu rupiah dapat membeli sepuluh permen, namun jika kita hanya diberi dua ratus rupiah maka permen yang dapat kita beli akan berkurang.

Semua fasilitas publik yang biasa kita nikmati sehari-hari adalah berasal dari pajak. Mulai dari jalan raya yang biasa kita gunakan, pembangunannya menggunakan dana APBN atau APBD yang mana sumber utamanya berasal dari pajak. Jembatan, pasar, halte, lampu jalan, rambu lalu lintas, trotoar, pintu air, waduk atau bendungan, dan fasilitas lain yang dibangun oleh pemerintah sumber dananya sebagian besar adalah dari pajak.

Bayangkan jika negara tidak mempunyai penerimaan perpajakan. Kita hanya punya uang dua ratus rupiah sedangkan kebutuhan kita adalah seribu rupiah. Maka kita tidak akan dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Perbaikan jalan dan pembangunan jalan akan berhenti, pembangunan jembatan dan pasar baru serta semua fasilitas layanan publik yang disediakan oleh pemerintah akan berhenti bahkan tidak pernah ada.  Kita tidak akan bisa menikmati jalanan yang mulus, berjalan di trotoar, menyebrangi jembatan, mendapatkan keselamatan berkat rambu lalu lintas, serta layanan publik lain yang disediakan oleh pemerintah.

Hidup kita akan kesulitan jika kita tidak dapat menikmati fasilitas tersebut. Itulah fakta menurut penulis mengapa hidup kita bergantung dengan pajak. Bagaimana menurut anda?

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s