Pengertian K3 Menurut Para Ahli Serta Tujuan Dan Jenis-Jenis Bahaya

Pengertian K3 Menurut Para Ahli dan Sumber Terpercaya Lainnya
Pengertian K3 Menurut Para Ahli dan Sumber Terpercaya Lainnya
5
(9)

Pengertian K3 Menurut Para Ahli – Halo bro-sis selamat datang, sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak karena mau mampir di Badrul Mozila. Ya seperti biasa sesuai dengan judul artikel kali ini mengenai pengertian K3, tentu saya akan ulas lengkap mengenai K3.

Sebelumnya apakah kamu sudah mendengar K3? teruntuk yang belum pernah, silahkan baca artikel kali ini selengkapnya tanpa di-skip ya bro-sis. Hal ini biar kamu paham dan tidak misinformasi mengenai K3.

Pengertian K3 Secara Umum

Pengertian K3 Menurut Para Ahli, Tujuan, Jenis-Jenis Bahaya K3

Tahukah kamu? K3 merupakan singkatan dari Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja, Lah kok ada 4 K? Berarti K4 dong? Jangan diambil pusing soal permasalahan tersebut bro-sis, intinya K3 merupakan sebuah prosedur yang harus diterapkan disuatu perusahaan, dalam sebuah kegiatan, atau aktivitas produksi, untuk menjamin keamanan dari para pekerja dalam menjalankan pekerjaannya. Oleh sebab itu K3 Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan para pekerja sangat diperhatikan jika prosedur K3 diterapkan atau dilaksanakan dengan baik.

Melalui K3, upaya-upaya pengendalian semua bentuk potensi yang berbahaya dalam sebuah lingkungan tempat kerjanya dapat diminimalisir. Jika semua potensi bahaya/ancaman dapat dikendalikan dan memenuhi batas standar aman dengan baik, maka dapat memberikan kontribusi terciptanya kondisi lingkungan kerja yang aman, sehat, dan proses produksi menjadi lancar.

Sehingga pada akhirnya akan dapat menekan risiko kerugian dan berdampak terhadap peningkatan produktivitas suatu perusahaan.

Pengertian K3 Menurut Para Ahli Dan Sumber Terpercaya

Berikut ada beberapa pengertian K3 menurut para ahli dan juga sumber terpercaya lainnya yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

Pengertian K3 Menurut OHSAS 18001:2007

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain (kontraktor, pemasok, pengunjung dan tamu) di tempat kerja.

Pengertian K3 Menurut Mangkunegara

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

Pengertian K3 Menurut Simanjuntak (1994)

Keselamatan kerja adalah kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencakup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja

Pengertian K3 Menurut Mathis dan Jackson

Menyatakan bahwa keselamatan adalah merujuk pada perlindunganterhadap kesejahteraan fisik seseorang terhadap cidera yang terkait dengan pekerjaan. Kesehatan adalah merujuk pada kondisi umum fisik, mental dan stabilitas emosi secara umum.

Pengertian K3 Menurut Ridley, John (1983)

Mengartikan kesehatan dan keselamatan kerja adalah suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman baik itu bagi pekerjaannya, perusahaan maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut.

Pengertian K3 Menurut Jackson

Menjelaskan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja menunjukkan kepada kondisi-kondisi fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan.

Lalu Husni, 2003: 138

Ditinjau dari sudut keilmuan, kesehatan dan keselamatan kerja adalah ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja di tempat kerja

Pengertian K3 Menurut Suma’mur (1981: 2)

Keselamatan kerja merupakan rangkaian usaha untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan

Daftar Pustaka:

  • Husni, Lalu. 2003. Hukum Ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  • Markkanen, Pia K. 2004. Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Indonesia. Jakarta : Internasional Labour Organisation Sub Regional South-East Asia and The Pacific Manila Philippines
  • Saksono, Slamet. 1998. Administrasi Kepegawaian. Yogyakarta: Kanisius.
  • Suma’mur. 1981. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: Gunung Agung.
  • Sutrisno dan Kusmawan Ruswandi. 2007. Prosedur Keamanan, Keselamatan, & Kesehatan Kerja.

Pengertian K3 juga dibagi menjadi 2 yakni keilmuan dan filosofis, berikut ulasannya.

Pengertian K3 Secara Keilmuan

K3 adalah sebuah ilmu pengetahuan beserta penerapannya yang digunakan dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Pengertian K3 Secara Filosofis

Sedangkan pengertian K3 secara filosofis adalah suatu pemikiran ataupun upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani khususnya tenaga kerja serta masyarakat pada umumnya terhadap hasil karya dan budayanya menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Secara keilmuan, K3 dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan dengan penerapannya dalam upaya mencegah kecelakaan baik itu; ledakan, kebakaran, pencemaran, penyakit, dan lain sebagainya.

  1. Kesehatan (health), Kesehatan kerja diuraikan sebagai sebuah tingkat, dimana keadaan fisik dan psikologi dari suatu individu (the degree of physiological and psychological well being of the individual). Secara umum, dalam pengertiannya kesehatan merupakan sebuah upaya guna memperoleh kesehatan yang sebaik-baiknya dengan cara mencegah dan memberantas penyakit yang terjadi pada para pekerja, mencegah kelelahan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
  2. Keselamatan (safety), Keselamatan kerja diuraikan sebagai upaya-upaya yang ditujukan guna melindungi para pekerja atau keselamatan orang lain, baik itu melindungi peralatan, tempat kerja dan bahan produksi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menciptakan proses produksi yang lancar.

Tujuan K3

Seperti halnya sebuah ilmu yang lainnya, K3 dalam penerapan ilmunya di kehidupan nyata khususnya dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan kerja memiliki sebuah tujuan yang juga diatur kedalam UUD Nomer 1 Tahun 1970 diantaranya sebagai berikut.

  • Melindungi kesehatan, keamanan dan keselamatan dari tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan
  • Meningkatkan efisiensi kerja
  • Mencegah terjadinya kecelakaan ataupun penyakit yang diakibatkan kerja
  • Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja
  • Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien
  • Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nasional

Sasaran K3

Adapun sasaran dari K3 adalah sebagai berikut ini,

  1.  Menjamin keamanan alat yang digunakan
  2.  Menjamin keselamatan para pekerja
  3.  Menjamin proses produksi yang aman dan lancar

Dasar Hukum K3

K3 juga diatur kedalam hukum loh, berikut penentuan K3 berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja :

  • UU No.1 tahun 1970
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-5/MEN/1996
  • UU No.21 tahun 2003
  • UU No.13 tahun 2003

Norma-Norma Dalam K3

Selain itu juga ada norma-norma yang harus dipahami diantaranya adalah sebagai berikut,

  1. Diterapkan untuk melindungi tenaga kerja
  2. Aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja
  3. Resiko kecelakaan dan penyakit kerja

Tujuan norma-norma tersebut adalah supaya terjadi keseimbangan dari pihak perusahaan dengan para pekerja dengan terjaminnya keselamatan para pekerja.

Jenis-Jenis Bahaya Di K3

Pengertian K3 Menurut Para Ahli Jenis Bahaya di K3

Adapun jenis-jenis bahaya yang ada di K3 terbagi menjadi 3, berikut ulasannya.

Bahaya Kimia Dalam K3

Terhirupnya atau terjadinya sebuah kontak antara manusia dengan bahan kimia berbahaya. Contoh seperti berikut ini:

  1. Abu sisa pembakaran bahan kimia
  2. Uap bahan kimia
  3. Gas bahan kimia

Bahaya Fisika Dalam K3

Adapun bahaya jenis fisika dalam K3 biasanya terjadi disebabkan oleh suatu temperatur udara yang terlalu panas maupun terlalu dingin, keadaan yang sangat bising yang menyebabkan pendengaran atau telinga rusak, serta keadaan udara yang tidak normal yang bisa menyebabkan sesak nafas.

Bahaya Proyek atau Pekerjaan Dalam K3

Berikut bahaya-bahaya proyek atau pekerjaan yang sering mengancam keselamatan para pekerja dalam K3.

  1. Pencahayaan atau penerangan yang kurang
  2. Bahaya yang ditimbulkan oleh peralatan
  3. Bahaya dari pengangkutan barang

Adapun contohnya sebagai berikut ini:

  • Pemindahan barang yang tidak hati-hati sehingga bisa melukai pekerja
  • Kerusakan penglihatan
  • Peralatan kurang lengkap dan pengamanan sehngga melukai pekerja

Standar Keselamatan Kerja K3

Pengertian K3 Menurut Para Ahli Standar K3

Untuk memberikan rasa aman dan bisa mewujudkan keselamatan dalam bekerja tentunya ada standar yang harus diikuti semua komponen yang sedang berada dilingkungan kerja atau proyek. Karena pengamanan merupakan tindakan awal dalam sebuah keselamatan kerja.

Nah berikut ini ada beberapa standar keselamatan kerja K3:

  1. Perlindungan mesin
  2. Pengamanan listrik yang harus mengadakan pengecekan berkala.
  3. Pengamanan ruangan, meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran, penerangan yang cukup, ventilasi yang cukup, jalur evakuasi yang khusus.
  4. Perlindungan badan yang meliputi seluruh badan

Alat Perlindungan Badan Standar K3

Pengertian K3 Menurut Para Ahli Perlengkapan K3

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya dibagian standar keselamatan kerja K3, tentunya berikut ini ada penjelasan perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri ataupun orang di sekitarnya.

Adapun alat perlindungan badan standar K3 adalah sebagai berikut:

  1. Safety helmet, berfungsi sebagai pelindung kepala dari benda-benda yang dapat melukai kepala.
  2. Masker, berfungsi sebagai penyaring udara yang dihirup selama di tempat yang kualitas udaranya kurang bagus.
  3. Safety belt, berfungsi sebagai alat pengaman ketika menggunakan alat trasportasi.
  4. Penutup telinga, berfungsi sebagai penutu telinga ketika bekerja di tempat yang bising.
  5. Kacamata, berfungsi sebagai pengamanan mata ketika bekerja dari percikan.
  6. Pelindung wajah, berfungsi sebagai pelindung wajah ketika bekerja.

Nah itulah artikel Badrul Mozila pada kesempatan kali ini mengenai Pengertian K3 Menurut Para Ahli Serta Tujuan Dan Jenis-Jenis Bahaya. Semoga informasi pada artikel ini bisa bermanfaat, dan jangan lupa bantu saya membagikan artikel yang ada di blog ini supaya blog ini bisa lebih berkembang.

Baca juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?

Beri tahu kami, silahkan pilih!

Hasil rata-rata 5 / 5. Pemilih saat ini: 9

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: