Tips Mengatasi Anak Malas Belajar
Tips Mengatasi Anak Malas Belajar

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Diposting pada

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar – Dalam artikel kali ini Badrul Mozila akan berbagi pengalaman tentang cara mendidik anak yang malas dalam belajar. Sebenarnya keluhan ini banyak dipertanyakan oleh para orang tua yang anaknya cenderung pemalas dalam belajarnya.

Rata-rata mereka memiliki anak usia Sekolah Dasar (SD) antara kelas 1 sampai kelas 3, tidak banyak juga kelas di atasnya. Dalam penyelesaian kasus yang satu ini, kita bisa mengambil dari pokok masalahnya terlebih dahulu.

Penyebab Anak Malas Belajar Secara Umum

Penyebab Anak Malas Belajar
Penyebab Anak Malas Belajar

Namun sebelum kita masuk ke cara mendidik anak yang malas belajar, alangkah lebih baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu penyebab anak malas belajar. Nah berikut Badrul Mozila menemukan beberapa penyebab anak malas belajar dari sumber terpercaya.

  1. Kelelahan: Belajar tentunya membutuhkan energi, jadi wajar jika anak yang kelelahan karena banyak aktivitas menjadi malas belajar
  2. Kecanduan Gadget: Mungkin penyabab anak malas belajar yang satu ini, dialami semua anak di era sekarang. Ketagihan bermain game, sosial media, nonton video, youtube tentunya dapat membuat anak jadi malas belajar
  3. Tidak Nyaman Dengan Lingkungan Belajar
  4. Tidak Meminati Pelajaran

Jadi bagaimana sih cara mendidik anak yang malas belajar yang baik dan benar? Yuk simak selengkapnya artikel ini.

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Cara Mendidik Anak yang Malas Belajar
Cara Mendidik Anak yang Malas Belajar

Untuk lebih mudahnya dalam mencari solusinya, kita menggunakan teori dalam perkembangan atau psikologi anak. Dalam psikologi ada teori Nativisme dan Emperisme. Nativisme sendiri merupakan sebuah perkembangan anak yang berdasarkan pengaruh internal, yakni keturunan dari ayah dan ibunya. Sedangkan teori emporisme merupakan sebuah perkembangan anak yang didasari oleh pengaruh lingkungan yang membentuknya.

Dalam kasus kali ini saya akan mencoba menggunakan teori keduanya untuk di kolaborasikan antara kedua teori tersebut. Untuk itu simak artikel ini mengenai Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar dengan benar selengkapnya.

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar Berdasarkan Teori Nativisme

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, teori ini merupakan salah satu teori yang digunakan dalam mendidik anak yang malas belajar. Teori ini sendiri membebankan pada aspek keturunan. Anak bertindak atau berprilaku berdasarkan “bawaan” sejak lahir. Istilah lainnya adalah karakter anak menurun dari ayah dan ibunya.

Nah jika kita menggunakan teori yang satu ini, bahwa perilaku anak menurun dari orang tuanya. Maka yang perlu diperhatikan adalah kita tidak perlu menekankan anak untuk bertindak diluar kebiasaan anak tersebut.

Sehingga yang perlu diperhatikan adalah jangan mengarahkan anak untuk berbuat keburukan atau melakukan kebiasaan buruk. Hal tersebut karena anak akan berbuat sesuai dengan karakter yang dia bawa semenjak lahir. Dengan kata lain karakter yang ada pada anak tersebut yang akan mendominasi lingkungannya. Sehingga lingkungan akan menyesuaikan anak. Biasanya perilaku anak bisa dilihat dari penampilannya. Contohnya bajunya, kamarnya, kendaraannya, dll. 

Kesimpulan Teori Nativisme Sebagai Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Jadi dari sini kita dapat menarik sebuah kesimpulan, yakni untuk menstimulus atau merangsang dalam mendidik anak jangan terlalu menekan untuk bertindak sesuatu diluar kemampuannya. Tujuannya supaya anak bisa mengembangkan kepribadiannya secara bebas, namun masih dijalur yang kita inginkan.

Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar Berdasarkan Teori Empirisme

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, teori empirisme berkesimpulan jika perilaku atau karakter anak berdasarkan dominasi pengaruh dari luar atau lingkungannya. Teori ini merupakan salah satu teori yang bisa digunakan untuk cara mendidik anak yang malas belajar.

Berdasarkan dari beberapa rekomendasi dari para ahli, teori ini banyak direkomendasikan sebagai acuan teori yang mudah diterapkan. Jika kita menggunakan teori empirisme sangat mudah yaitu kita tinggal mengolah lingkungan si anak agar bisa membentuk karakter yang baik.

Misalnya jika anak malas belajar, kita jangan memberikan fasilitas yang berlebihan kepada si anak. Jika lingkungannya terpenuhi anak akan merasa santai dan tidak akan melakukan perbuatan lain karena anggapannya sudah terpenuhi. Biasanya lingkungan anak yang malas belajar paling dekatlah yang mampu mempengaruhi, ya Keluarga.

Jika kondisi keluarga tidak ideal, diharapkan jangan memaksakan anak untuk lebih baik. Misalnya, jika keadaan keluarganya malas semuanya maka si anak akan terbawa dengan suasana tersebut. Namun sebaliknya jika lingkungannya baik, maka anak akan cenderung mengikuti baik dan bersemangat dalam melakukan aktivitas positifnya.

Kesimpulan Teori Empirisme Sebagai Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Kesimpulannya adalah pengaruh lingkungan dalam pembentukan karakter anak lebih mendominasi. Anak lahir ke dunia ini seperti kertas yang masih kosong, tergantung kita sebagai orang tuanya. Mau di bagaimanakan kertas kosong ini? di isi apa? Jadi semua tergantung bagaimana orang tua memperlakukannya dan medidiknya.

Kolaborasi Teori Untuk Mendidik Anak Yang Malas Belajar

Kedua teori ini sering disebut dengan pengaruh internal dan eksternal. Menganggap bawha perilaku dan karakter anak merupakan campur dari keturunan dan pengaruh lingkungannya.

Lalu bagaimana cara menerapkan kedua teori ini pada anak yang sudah terlanjur pemalas dalam segala hal? Baik, dari permasalahan tersebut akan timbul kesimpulan yang mengkerucut yakni merubah anak supaya tidak pemalas.

Pertama, melihat karakter atau kepribadian si anak sebelum melakukan tindakan. Jika sudah menyimpulkan bahwa si anak memiliki sifat yang pemalu misalnya. Bisa diambil kesimpulan bahwa si anak lebih berat pengaruh dari aspek keturunannya. Namun jika anak itu percaya diri atau lebih sering keluar rumah maka, jelas anak itu sudah lebih mendominasi pengaruh lingkungannya.

Kedua, membuat atau mengkondisikan lingkungan si anak agar tidak mendekat kepada perilaku malas. Pengkondisian ini bisa mulai dari keluarganya sampai luar rumah.

Tips Mengatasi Anak Malas Belajar Secara Umum

Tips Mengatasi Anak Malas Belajar
Tips Mengatasi Anak Malas Belajar

Namun saya akan memberikan tips bagaimana mengatasi anak yang malas belajar secara umum dari berbagai sumber. Berikut tips mengatasi anak malas belajar secara umum.

  1. Bangun komunikasi dengan anak
  2. Kenali gaya anak saat belajar untuk membuat anak menjadi nyaman saat belajar
  3. Bimbing anak ketika mengalami kesulitan saat belajar
  4. Tentukan jadwal belajar di rumah sedini mungkin, supaya terbiasa belajar setiap hari
  5. Hargai proses belajar mereka, jangan kecewa ketika mereka mendapatkan nilai rendah, tapi berikan motivasi kepadanya

Penutup

  1. Jangan menyalahkan si anak jika memiliki sifat pemalas, tapi lihat dulu dari manajemen diri kita dan lingkungan kita.
  2. Mencoba memprogramkan untuk membentuk karakter anak agar memiliki kepribadian yang tangguh.
  3. Meminimalisir diri kita untuk berbuat malas supaya tidak ditiru oleh si anak.
  4. Melatih si anak dari mulai yang paling kecil, misalnya membuang sampah pada tempatnya.
  5. Jangan salah memberikan sesuatu kepada anak padahal belum saatnya, misalnya anak Sekolah Dasar jangan diberikan Smartphone terlebih dahulu.
  6. Jangan bosan mendidik anak untuk disiplin
  7. Mulai memperhatikan lingkungan bermain si anak, misalnya si anak bermain dimana, bersama siapa.
  8. Mencoba menata ruangan belajar si anak agar terkesan nyaman.
  9. Mengurangi aksesoris dalam ruangan belajar yang berlebihan sehingga fokus anak bisa maksimal.

Sekian artikel Badrul Mozila kali ini mengenai Cara Mendidik Anak Yang Malas Belajar. Semoga bermanfaat buat teman-teman pembaca, khususnya buat yang sudah memiliki anak. Semoga anaknya bisa giat untuk belajar demi kebaikannya sendiri di masa yang akan datang.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan